SARANA DAN PRASARANA

Ruang Kelas

Ruang perkuliahan adalah fasilitas yang disediakan oleh Fakultas Peternakan Universitas Jambi untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar antara dosen dan mahasiswa. Ruangan ini dirancang agar nyaman, kondusif, dan fungsional dalam menunjang proses pembelajaran akademik.

  1. Ukuran dan Kapasitas:

    • Luas ruangan disesuaikan dengan jumlah mahasiswa, mulai dari kelas kecil (30–60 mahasiswa) hingga auditorium besar (100+ mahasiswa).

  2. Fasilitas Fisik:

    • Meja dan kursi: Biasanya disusun secara berbaris menghadap papan tulis atau layar proyektor.

    • Samrtboard atau Maxhub

    • LCD proyektor dan layar: Untuk presentasi materi kuliah.

    • Sistem audio: Mikrofon dan speaker (terutama untuk ruang besar).

    • Pencahayaan dan ventilasi: Penerangan memadai, jendela atau AC untuk sirkulasi udara.

    • Ruangan Full AC
  3. Teknologi Pendukung:

    • Koneksi internet (Wi-Fi)

    • Colokan listrik di beberapa titik

    • Sistem presentasi digital atau hybrid learning tools

  4. Kondisi Lingkungan:

    • Bersih, tertata rapi, dan tenang agar fokus belajar terjaga.

    • Terkadang dilengkapi dengan dekorasi edukatif atau karya mahasiswa.

  5. Letak Strategis:

    • Biasanya terletak di gedung perkuliahan utama dan mudah diakses dari berbagai jurusan atau fakultas di Unievrsitas Jambi.

 

 

Laboratorium


Ruang laboratorium adalah fasilitas pendidikan dan penelitian yang dirancang khusus untuk mendukung kegiatan praktikum, eksperimen, dan observasi dalam berbagai bidang ilmu seperti Perikanan dan Peternakan. Laboratorium dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan yang sesuai dengan jenis kegiatan yang dilakukan, serta memperhatikan standar keselamatan kerja.


  1. Fungsi dan Tujuan:

    • Tempat mahasiswa atau peneliti melakukan praktikum untuk memahami konsep teori melalui eksperimen langsung.

    • Digunakan juga untuk penelitian ilmiah dan pengembangan teknologi.

  2. Fasilitas dan Peralatan:

    • Meja laboratorium: Tahan bahan kimia, panas, dan mudah dibersihkan.

    • Peralatan spesifik: Mikroskop, alat gelas (beaker, tabung reaksi, buret), alat ukur, alat elektronik, tergantung bidangnya (biologi, kimia, fisika, teknik, dll).

    • Lemari penyimpanan bahan kimia dan alat.

    • Fume hood (lemari asam): Untuk eksperimen yang menghasilkan gas berbahaya.

    • Sink (wastafel): Untuk mencuci alat dan tangan.

    • Ruang Simulator Kapal
  3. Sistem Keamanan dan Kesehatan:

    • Alat pemadam api, fire blanket, dan shower darurat.

    • Ventilasi udara yang baik atau sistem penyedot asap.

    • Perlengkapan pelindung diri (APD): Seperti jas lab, sarung tangan, dan kacamata pelindung.

    • Papan petunjuk keselamatan dan prosedur darurat.

  4. Teknologi Pendukung:

    • Koneksi internet (jika diperlukan).

    • Sistem pemantauan suhu, kelembaban, atau tekanan (untuk laboratorium tertentu).

  5. Lingkungan dan Tata Letak:

    • Tertata rapi dan steril.

    • Akses terbatas hanya untuk orang yang berwenang atau saat jam praktikum.

    • Biasanya memiliki ruang penyimpanan bahan, ruang persiapan, dan kadang ruang istirahat untuk teknisi.

 

Farm

Ruang perkuliahan adalah fasilitas yang disediakan oleh institusi pendidikan tinggi, seperti universitas atau perguruan tinggi, untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar antara dosen dan mahasiswa. Ruangan ini dirancang agar nyaman, kondusif, dan fungsional dalam menunjang proses pembelajaran akademik.


Farm House Ayam

Farm House Ayam adalah sebuah fasilitas peternakan tertutup yang dirancang khusus untuk pemeliharaan ayam secara intensif dan terkontrol. Farm house ini umumnya digunakan untuk peternakan ayam pedaging (broiler) maupun ayam petelur, dengan sistem manajemen modern yang mengutamakan efisiensi, kebersihan, dan kesejahteraan hewan.

  1. Struktur Bangunan:

    • Bangunan memanjang dengan atap tinggi dan sistem ventilasi yang baik.

    • Dinding terbuat dari bahan tahan cuaca dan mudah dibersihkan (seperti seng, terpal khusus, atau panel isolasi).

    • Dilengkapi dengan sistem pencahayaan buatan dan pengatur suhu (fan, blower, atau pemanas).

  2. Sistem Pemeliharaan:

    • Kandang tertutup (closed house): Menjaga ayam dari perubahan cuaca ekstrem dan mencegah masuknya penyakit dari luar.

    • Sistem kandang terbuka (open house) juga masih digunakan, terutama di daerah beriklim sejuk.

  3. Fasilitas Internal:

    • Tempat pakan dan minum otomatis untuk efisiensi distribusi.

    • Litter (alas kandang) berupa sekam atau bahan organik lain yang menyerap kotoran.

    • Sistem biosekuriti: Termasuk area disinfeksi, semprotan antiseptik, dan kontrol lalu lintas orang atau kendaraan yang masuk.

    • Sensor suhu dan kelembapan untuk memantau kondisi lingkungan.

  4. Kapasitas dan Produksi:

    • Ukuran dan kapasitas bervariasi, dari skala kecil (ratusan ekor) hingga skala industri (ribuan hingga puluhan ribu ekor).

    • Untuk ayam petelur, dilengkapi dengan kandang baterai dan sistem pengumpulan telur otomatis.

    • Untuk ayam broiler, sistem panen dilakukan saat mencapai bobot ideal (biasanya 5–6 minggu).

  5. Manajemen dan Kebersihan:

    • Pembersihan rutin, manajemen limbah (kotoran ayam, bulu, dll), serta vaksinasi dan pemantauan kesehatan ayam secara berkala.

    • Beberapa farm house juga sudah mengadopsi sistem IoT dan otomatisasi untuk memudahkan kontrol populasi, suhu, dan pakan secara digital.