
Jambi, 3 Nopemeber 2025 – Fakultas Peternakan Universitas Jambi menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Pembangunan Berkelanjutan Sektor Peternakan dan Perikanan” yang berlangsung di aula utama Fakultas Peternakan UNJA. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Jambi, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., Dekan Fakultas Peternakan Prof. Dr. Ir. Hj. Nuhriyati, M.Sc.Agr., para wakil dekan, dosen, serta seluruh mahasiswa baru angkatan 2025.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Jambi menyampaikan apresiasi terhadap Fakultas Peternakan yang konsisten menghadirkan kegiatan akademik berkualitas untuk memperluas wawasan mahasiswa, terutama dalam isu pembangunan berkelanjutan di bidang peternakan dan perikanan. “Mahasiswa harus memahami bahwa keberlanjutan sektor ini tidak hanya terkait produksi, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan dan sosial,” ujarnya.

Kuliah umum menghadirkan dua narasumber utama, yaitu: Dr. Maria Ulfah, S.Pt., M.Sc.Agr. dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, IPB University sekaligus anggota Perkumpulan Masyarakat Ilmu Perunggasan Indonesia (MIPI) – World’s Poultry Science Association (WPSA Indonesia), dengan materi “Keanekaragaman Unggas Indonesia dan Pentingnya Pelestarian Sumber Daya Genetik Lokal”.
Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa Indonesia merupakan salah satu pusat domestikasi ayam dunia. Pelestarian sumber daya genetik unggas lokal seperti ayam KUB, ayam Kedu, itik Kerinci, dan berbagai galur lainnya penting untuk ketahanan pangan, konservasi biodiversitas, serta potensi ekonomi masyarakat.
Bagus Aris Wibowo, S.Pi., M.Si., Ketua Sub Tim Kerja Sama Teknik dan Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Muda Balai Besar Penangkapan Ikan (DJPT KKP), dengan materi “Penangkapan Ikan Terukur untuk Mendukung Ekonomi Biru”.

Ia menyoroti pentingnya penerapan prinsip measured fishing yang ramah lingkungan guna menjaga stok ikan nasional serta mendukung implementasi ekonomi biru di Indonesia. Penggunaan alat tangkap ramah lingkungan juga menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut.
Dekan Fakultas Peternakan UNJA, Prof. Nuhriyati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Fakultas untuk memperkuat pemahaman mahasiswa baru tentang pentingnya sinergi antara sektor peternakan dan perikanan dalam pembangunan berkelanjutan. “Kami berharap mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami konteks sosial, ekonomi, dan ekologis yang melingkupi dunia peternakan dan perikanan,” ungkapnya.

Kegiatan kuliah umum ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa semester pertama yang memenuhi ruang aula. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi dengan para narasumber mengenai peluang riset, konservasi genetik unggas lokal, hingga kebijakan ekonomi biru di sektor perikanan tangkap.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Peternakan Universitas Jambi menegaskan komitmennya dalam mendukung visi Universitas Jambi untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing dalam bidang pertanian tropis berkelanjutan, termasuk di dalamnya subsektor peternakan dan perikanan yang ramah lingkungan dan berorientasi masa depan.
